Loading...
Saturday, December 30, 2017

PENTINGNYA PUPUK KALIUM PADA TANAMAN PADI SAWAH



Pentingnya Pupuk Kalium Pada Tanaman Padi Sawah
Disusun Oleh : Wibowo, S.ST. PP Madya.  Kab. Tegal
A.     PENDAHULUAN
Pupuk  Kalium merupakan jenis  pupuk yang banyak dibutuhkan oleh tanaman, karena pupuk ini banyak mengandung unsur K, unsur esensial yang sangat dibutuhkan oleh tanaman padi.
Kebutuhan akan pupuk Kalium dilahan sawah achir-achir ini sangat mendesak akan kebutuhannya, karena kandungan hara akan unsur K pada lahan sawah rata-rata kurang, dibanding dengan kebutuhan hara / unsur K pada tanaman padi sawah, hal ini dipicu adanya kebiasaan petani yang kurang baik dalam mengelola lahannya diantaranya kebiasaan petani yang selalu membakar sisa tanaman misalnya jerami padi mengakibatkan berkurangnya asupan unsur hara K dalam tanah, terlebih lagi petani diera sekarang selalu meggunakan pupuk kimia yang kandungan unsurnya terbatas ( Pupuk Tunggal ).
 Kebiasaan  petani yang selalu membawa pupuk kandang kelahan sawah juga semakin berkurang, sehingga kondisi lahan kita strukturnya semakin menurun, dan miskin akan bahan organik. Jarang petani yang memikirkan kandungan unsur K yang ada dilahannya cukup atau tidak untuk kebutuhan tanaman yang dibudidayakannya, sehingga produksi yang dicapai tidak mencapai yang optimal, bahkan ada kecenderungan menurun akibat kesalaahan dalam pengelolaan lahannya.

B.      FUNGSI DAN MANFAAT
-          Membantu perkembangan akar
-          Mempercepat jaringan tanaman sehingga daya tahan terhadap beberapa hama/ penyakit meningkat
-          Kalium mempunyai peranan dalam sintesa karbohydrat pada tanaman polong

C.      GEJALA KEKURANGAN
-          Daun berwarna hijau gelap, batang kecil
-          Daun berbecak becak yang dimulai dari ujung daun kemudian pinggir daun yang achirnya meluas keseluruh daun hingga daun menjadi kering dan berwarna kecoklat-coklatan
-          Pada daun , muda menjadi menggulung kelihatan seperti akibat kekurangan air ketika temperatur tinggi dan klembaban rendah
-          Gabah menjadi lebih ramping dan panjang dengan tingkat sterilitas yang tinggi serta pengisian gabah yang kurang
-          Akar-akar rumput menjadi busuk
-          Untuk tanaman padi akan peka terhadap helmintos porium, bercak daun coklat, bacterial leaf blight

D.     MACAM-MACAM PUPUK KALIUM
Jenis-jenis pupuk yang banyak mengandung unsur Kalium diantaranya adalah :
-          Kalium klorida KCL kandungannya 60% K2O,
-           Potasium Sulphate ( ZK = K2SO4 ) = 50% K2O
-          Kali salpeter = 14% N + 44 % K2O
-          NPK , Ponska 15 : 15 : 15 = kandungan unsur Kaliumnya 15 %
-          Pupuk Bokhasi / Kompos juga mengandung unsur Kalium yang dapat digunakan untuk memupuk tanaman

E.      WAKTU PEMBERIAN
-          Mengingat pupuk kalium mudah larut / terbasuk, maka pemberian kalium sama halnya dengan pupuk N
-          Untuk serealia diberikan 3 (tiga) kali, dimana 1/3 bagian K2O diberikan berturut – turut pada saat tanam dan pada saat primordia
-          Sedang pupuk K  yang berasal dari pupuk organik cair dapat diberikan pada saat pertumbuhan vegetatip dan generatip sesuai dengan kebutuhan tanaman.

0 comments:

Post a Comment

 
TOP