Loading...
Monday, December 25, 2017

PENGENDALIAN HAMA LALAT BIBIT PADA KEDELAI DENGAN MULSA JERAMI

Pengendalian Hama Lalat  Bibit pada Kedele Dengan Mulsa Jerami
Disusun oleh : Wibowo, S.ST  Penyuluh Prertanian Kab. Tegal

a.       Latat Bibit
Lalat bibit ( Ophiomyia phaseoli Tryon, maerupakan hama tanaman kedele yang menyerang pada awal pertumbuhan , kalau kondisi memungkikan serangan hama ini akan mencapai 60 – 80 %, bahkan akibat serangan  ini mengakibatkan puso. Perlu diketahui bahwa tanaman kedele bila menyerang pada umur muda otomatis akan mengurangi populasi dan populasi itu  tidak dapat tergantikan. Akibatnya produksi tanaman yang dihasilkan tidak dapat maxsimal
b.      Cara hidup
Imago lalat kacang  warnanya hitam mengkilat , meletakkan telur pada siang hari antara pukul 6.00 samapai dengan 17.00.  puncak produksi telu jam 11.00 siang , kapasitas telurnya antara 94 butir – 183 butir per induk , Lalat kacang betina meletakkan telur  pada tanaman muda yang baru tumbuh, telur dimasukkan kedalam lubang bekas tusukan antara epedirmis dan bawah keping biji atau pangkal helai daun pertama atau kedua, telur berwarna mutiara dan berbentuk lonjong berukuran 0,31 mm dan lebar 0,15 mm, setelah 2 hari telur menetas dan keluar larva, larva lalat kacang berukuran kecil  mula-mula berwarna putih kemudian berwarna kecoklatan
c.       Cara Menyerang
Serangan lalat bibit ini biasanya ditandai adanya serangan bintik putik pada  keping biji pada pertumbuhan kedele, bintik-bintik tersebut merupakan bekas tususkan peletakan telur lalat kacang oleh lalat kacang betina
Tanda serangan  larva pada keping biji dan daun berupa  garis berkelok kelok  berwarna coklat , pada batang ulat  menggerek melengkung mengelilingi batang dibawah kulit batang  dan akhirnya berkepompong didalam batang, akibat gerekan tersebut tanaman menjadi layu, mengering dan akhirnya mati.  Seranga ringan hama ini mengakibatkan tanaman kerdil , bila serangan banyak pada umur muda dibawah 2 mg tanaman menjadi mati. Telur banyak diletakkan oleh hama ini pada umur 7 – 10 hari setelah tanam
d.      Cara mengendalikan Hama Lalat Bibit
-          Menanam kedele secara serentak
-          Menggunakan mulsa jerami sebagai penutup tanaman
-          Seed treatmen dengan insektisida fipronil
-          Penyemprotan dengan insectisida  pada umur 7-9 hari  dengan insectisida dekametrin, permetrin, dan carbosulfan
e.      Cara Mengendalikan dengan Mulsa Jerami

Untuk menekan serangan lalat bibit yang lebih murah dapat digunakan mulsa jerami, caranya : benih kedele yang telah ditugal kemudian ditutup dengan jerami yang sudah kering dengan ketebalan 1-2 cm , secara merata ke seluruh petakan sawah. Hal ini dengan maksud supaya lalat bibit yang suka meletakkan telur pada kedele umur 7 hari setelah tanam pada bagian keping biji , lalt tersebut meletakkan telurnya dijerami, sehingga lalat tidak sempat menggerek tanaman dan meletakkan telunya di tanaman yang masih muda, sehingga telur yang diletakkan dijerami akan mati/ tidak menetas, dan bila ada yang menetas tidak akan bertahan lama hidupnya. Disamping itu pemberian mulsa jerami pada Kedele baru tanam dapat menjaga kelembaban tanah, menekan pertumbuhan gulma/ rumput  dilahan kedele.

0 comments:

Post a Comment

 
TOP