Loading...
Wednesday, November 29, 2017

PEMANFAATAN JERAMI PADI

PEMANFAATAN JERAMI PADI
Oleh : Wibowo, Dinas Pertanaian Dan Ketahanan Pangan
A.      PENDAHULUAN
Sebagai sisa atau limbah dari hasil panen padi disawah, awalnya jerami hanya terbuang atau dibakar oleh petani dan sebagian digunakan untuk pakan ternak.
Ternyata pemanfaatan jerami yang hanya ala kadarnya tersebut adalah salah dan menunjukkan bahwa kita
belum banyak yang tahu tentang manfaat jerami. Menurut penelitian ketika kita memanen padi 5 ton gabah kering dari 1 ha sawah maka kita telah kehilangan unsur hara 150 kg N, 20 Kg P, 150 Kg K dan 20 Kg S yang terbawa oleh hasil panen kita. Dari hasil panen 5 ton gabah kering tersebut biasanya akan dihasilkan 7,5 ton jerami.

B.      PERMASALAHAN
-          Adanya Pengertian Petani : Jerami Merupakan Limbah yang tidak bermanfaat
-          Adanya Kebiasaan Petani membakar Jerami yang turun tumurun
-          Pengetahuan dan Ketrampilan petani untuk Melakukan Pengolahan Terhadap Jerami masih kurang
-          Belum adanya alat pengolah jerami yang mudah didapat


C.      FUNGSI DAN MANFAAT
Banyak manfaat yang daat diperoleh dari jerami sisa panen padi  diantaranya Secara langsung dapat digunakan sebagai pakan ternak  dalam bentuk segaran , juga dapat dibuat  pakan ternak dalam bentuk Fermentasi/amoniasi jerami, Tape jerami  , fermentasi, dikeringkan, hay Alas truk saat pengangkutan ternak / makanan cadangan, Alas kandang (itik, entok, sapi), Untuk bidang pertanian : dibuat pupuk Media tanam jamur, Sebagai mulsa

D.      PENGOLAHAN JERAMI MENJADI PUPUK  BOKHASI
Untuk pembuatan pupuk Bokhasi 1kwt
Bahan :
1.          Pupuk kandang : 40 Kg
2.          Potongan Jerami : 40 kg
3.          Bekatul   : 10 Kg
4.          Arang sekam : 10 kg
5.          Em 4 / Stardek
 CARA  Mmembuat  pupuk bokhasi
1.         Pupuk kandang, Potongan jerami, arang sekam, Bekatul  diaduk dengan merata
2.         Setelah adhonan campuran bahan tersebut diaduk merata kemudian dibasahi dengan air/ disiram, sehingga kondisi cukup lembab
3.         Kemudian digundukkan dan seterusnya ditutup merata
4.         Setiap hari dibolak-balik, dikontrol suhunya
5.         Bila kondisi kering supaya disiram
6.         Selang 2mg pupuk siap digunakan






0 comments:

Post a Comment

 
TOP